Peringatan Dini Cuaca Riau
UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah Riau tgl 10 April 2026 pkl. 16:30 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 16:40 WIB di Kabupaten Kampar: Xiii Koto Kampar, Kuok, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Bengkalis: Bengkalis, Bukit Batu, Mandau, Siak Kecil, Pinggir, Kabupaten Indragiri Hilir: Mandah, Kateman, Gaung, Pelangiran, Teluk Belengkong, Pulau Burung, Kabupaten Rokan Hilir: Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Siak: Sungai Apit, Sungai Mandau, Sabak Auh, Kabupaten Kuantan Singingi: Kuantan Mudik, Gunungtoar, Singingi Hilir, Hulu Kuantan, Pucuk Rantau, Kabupaten Kepulauan Meranti: Rangsang, Tebing Tinggi Timur, Tasik Putri Puyu, Rangsang Pesisir, Kota Dumai: Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Kota, Dumai Selatan Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Kampar: Bangkinang Kota, Kampar, Salo, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, Kabupaten Indragiri Hulu: Batang Peranap, Kabupaten Bengkalis: Bantan, Rupat, Kabupaten Indragiri Hilir: Gaung Anak Serka, Kabupaten Pelalawan: Pelalawan, Teluk Meranti, Kuala Kampar, Kabupaten Rokan Hilir: Rantau Kopar, Kabupaten Siak: Siak, Dayun, Bunga Raya, Mempura, Pusako, Kabupaten Kuantan Singingi: Kuantan Tengah, Singingi, Benai, Pangean, Logas Tanah Darat, Sentajo Raya, Kabupaten Kepulauan Meranti: Tebing Tinggi, Rangsang Barat, Tebing Tinggi Barat, Merbau, Pulaumerbau, Kota Dumai: Bukit Kapur, Sungai Sembilan, Medang Kampai Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 20:00 WIB
Prakiraan Cuaca Mingguan
Kunjungi Channel arrow_forwardInformasi Kualitas Udara PM2.5
Data real-time untuk wilayah Pekanbaru tersedia langsung di situs resmi BMKG.
Peta Sebaran Hotspot Terkini
Informasi FDRS (Tingkat Bahaya Kebakaran)
Data Observasi FDRS Riau (FFMC)
Citra Satelit Cuaca Wilayah Riau
Himawari-9 IR Enhanced
Pada produk Himawari-9 EH menunjukkan suhu puncak awan yang didapat dari pengamatan radiasi pada panjang gelombang 10.4 mikrometer yang kemudian diklasifikasi dengan pewarnaan tertentu, dimana warna hitam atau biru menunjukkan tidak terdapat pembentukan awan yang banyak (cerah), sedangkan semakin dingin suhu puncak awan, dimana warna mendekati jingga hingga merah, menunjukan pertumbuhan awan yang signifikan dan berpotensi terbentuknya awan Cumulonimbus.
Himawari-9 Rainfall Potential
Produk turunan Himawari-9 Potential Rainfall adalah produk yang dapat digunakan untuk mengestimasi potensi curah hujan, yang disajikan berdasarkan kategori ringan, sedang, lebat, hingga sangat lebat, dengan menggunakan hubungan antara suhu puncak awan dengan curah hujan yang berpotensi dihasilkan.
Himawari-9 Convective Cloud
Produk ini adalah hasil kolaborasi penelitian BMKG dengan JMA untuk mengidentifikasi secara objektif jenis awan konvektif yang ditangkap oleh band infrared dan visibel dari satelit Himawari. Produk ini diupdate setiap 1 jam.
Berita Terkini
Lihat Semua Berita arrow_forward
09 April 2026
Optimalisasi Layanan Cuaca, Stamet SSK II Pekanbaru Gelar Rapat Operasional dan Paparan Inovasi
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II (Stamet SSK II) Pekanbaru hari ini memimpin rapat operasional yang diikuti oleh seluruh forecaster...
Baca Selengkapnya
08 March 2026
Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026
Kamis, 05 Maret 2026, Kepala BMKG, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca, Deputi Klimatologi, Kepala Balai Besar Wilayah I BMKG, Direktur Operasional...
Baca Selengkapnya
12 February 2026
Rapat Koordinasi Persiapan Penetapan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau Tahun 2026
Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan...
Baca Selengkapnya