Kepala BMKG Lakukan Kunjungan Kerja di Pekanbaru, Tekankan Optimalisasi Pelayanan dan Operasi Modifikasi Cuaca
Pekanbaru - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja ke Pekanbaru pada hari Minggu, 24 Agustus 2025. Dalam kunjungannya, Kepala BMKG meninjau langsung operasional dan memberikan arahan strategis di Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Setibanya di Stamet SSK II, Ibu Dwikorita langsung menggelar pertemuan internal dan memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran. Beliau menekankan pentingnya peningkatan akurasi data dan kecepatan diseminasi informasi cuaca kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan. "Pelayanan informasi cuaca yang cepat, tepat, dan akurat adalah garda terdepan dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Stamet Pekanbaru memiliki peran vital, terutama dalam memantau perkembangan cuaca di Provinsi Riau yang memiliki dinamika cuaca yang khas," ujar Kepala BMKG.
Selanjutnya, Ibu Dwikorita meninjau kesiapan Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berada di lingkungan stasiun. Dalam arahannya, beliau menggarisbawahi pentingnya penentuan daerah prioritas yang menjadi target kegiatan OMC, khususnya untuk penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta untuk mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.
"Efektivitas OMC sangat bergantung pada analisis dan penentuan wilayah prioritas yang tepat. Saya minta tim untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan operasi ini memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat," tegasnya.
Setelah serangkaian agenda kerja dan diskusi intensif dengan jajaran di Pekanbaru, Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., beserta rombongan kembali bertolak menuju Jakarta pada sore hari pukul 17.50 WIB. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja Stamet Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dalam memberikan pelayanan terbaik untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Riau.
Setibanya di Stamet SSK II, Ibu Dwikorita langsung menggelar pertemuan internal dan memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran. Beliau menekankan pentingnya peningkatan akurasi data dan kecepatan diseminasi informasi cuaca kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan. "Pelayanan informasi cuaca yang cepat, tepat, dan akurat adalah garda terdepan dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Stamet Pekanbaru memiliki peran vital, terutama dalam memantau perkembangan cuaca di Provinsi Riau yang memiliki dinamika cuaca yang khas," ujar Kepala BMKG.
Selanjutnya, Ibu Dwikorita meninjau kesiapan Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berada di lingkungan stasiun. Dalam arahannya, beliau menggarisbawahi pentingnya penentuan daerah prioritas yang menjadi target kegiatan OMC, khususnya untuk penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta untuk mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.
"Efektivitas OMC sangat bergantung pada analisis dan penentuan wilayah prioritas yang tepat. Saya minta tim untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan operasi ini memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat," tegasnya.
Setelah serangkaian agenda kerja dan diskusi intensif dengan jajaran di Pekanbaru, Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., beserta rombongan kembali bertolak menuju Jakarta pada sore hari pukul 17.50 WIB. Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja Stamet Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dalam memberikan pelayanan terbaik untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Riau.