Peringatan Dini Cuaca Riau
UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah Riau tgl 16 Januari 2026 pkl. 01:45 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 01:55 WIB di Kabupaten Kampar: Tambang, Siak Hulu, Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu, Kabupaten Indragiri Hulu: Kelayang, Lubuk Batu Jaya, Rakit Kulim, Kabupaten Pelalawan: Pangkalan Kerinci, Langgam, Bandar Sei Kijang, Kabupaten Rokan Hulu: Tambusai, Kunto Darussalam, Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hilir: Pujud, Kabupaten Siak: Minas, Tualang, Sungai Mandau, Koto Gasib, Kandis, Kota Pekanbaru: Sukajadi, Pekanbaru Kota, Sail, Lima Puluh, Senapelan, Rumbai, Bukit Raya, Tampan, Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Payung Sekaki, Rumbai Pesisir, Kota Dumai: Bukit Kapur Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Indragiri Hulu: Rengat, Rengat Barat, Pasir Penyu, Siberida, Batang Cenaku, Lirik, Kuala Cenaku, Sungai Lala, Kabupaten Bengkalis: Bukit Batu, Mandau, Rupat, Rupat Utara, Siak Kecil, Pinggir, Kabupaten Pelalawan: Ukui, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Pelalawan, Kerumutan, Bunut, Teluk Meranti, Bandar Petalangan, Kabupaten Rokan Hulu: Kepenuhan, Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hilir: Tanah Putih, Rantau Kopar, Kabupaten Siak: Siak, Sungai Apit, Dayun, Kerinci Kanan, Bunga Raya, Lubuk Dalam, Sabak Auh, Mempura, Pusako, Kota Dumai: Dumai Barat, Dumai Timur, Sungai Sembilan, Medang Kampai, Dumai Kota, Dumai Selatan Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 05:00 WIB
Prakiraan Cuaca Mingguan
Kunjungi Channel arrow_forward
Gempa Bumi Terkini
Pusat gempa berada di laut 62 km Barat Laut Kodi - Sumba Barat Daya
info Saran BMKG: Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi
Lihat Semuanya arrow_forwardInformasi Kualitas Udara PM2.5
Data real-time untuk wilayah Pekanbaru tersedia langsung di situs resmi BMKG.
Peta Sebaran Hotspot Terkini
Informasi FDRS (Tingkat Bahaya Kebakaran)
Data Observasi FDRS Riau (FFMC)
Citra Satelit Cuaca Wilayah Riau
Himawari-9 IR Enhanced
Pada produk Himawari-9 EH menunjukkan suhu puncak awan yang didapat dari pengamatan radiasi pada panjang gelombang 10.4 mikrometer yang kemudian diklasifikasi dengan pewarnaan tertentu, dimana warna hitam atau biru menunjukkan tidak terdapat pembentukan awan yang banyak (cerah), sedangkan semakin dingin suhu puncak awan, dimana warna mendekati jingga hingga merah, menunjukan pertumbuhan awan yang signifikan dan berpotensi terbentuknya awan Cumulonimbus.
Himawari-9 Rainfall Potential
Produk turunan Himawari-9 Potential Rainfall adalah produk yang dapat digunakan untuk mengestimasi potensi curah hujan, yang disajikan berdasarkan kategori ringan, sedang, lebat, hingga sangat lebat, dengan menggunakan hubungan antara suhu puncak awan dengan curah hujan yang berpotensi dihasilkan.
Himawari-9 Convective Cloud
Produk ini adalah hasil kolaborasi penelitian BMKG dengan JMA untuk mengidentifikasi secara objektif jenis awan konvektif yang ditangkap oleh band infrared dan visibel dari satelit Himawari. Produk ini diupdate setiap 1 jam.
Berita Terkini
Lihat Semua Berita arrow_forward
15 October 2025
BMKG dan Forkopimda Siak Perkuat Literasi Cuaca Maritim Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan
Siak, 15 Oktober 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru...
Baca Selengkapnya
25 August 2025
Kepala BMKG Lakukan Kunjungan Kerja di Pekanbaru, Tekankan Optimalisasi Pelayanan dan Operasi Modifikasi Cuaca
Pekanbaru - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja ke...
Baca Selengkapnya
17 August 2025
Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80
Pekanbaru, 17 Agustus 2025 – Gema semangat kemerdekaan terasa di halaman Kantor Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada...
Baca Selengkapnya